Beberapa Tehnik yang Dapat Anda Lakukan Saat Berenang Bersama Sang Buah Hati

Bayi mempunyai refleks yang membuatnya tampak dapat berenang, walaupun sesungguhnya bayi tidak terlahir dengan kekuatan untuk berenang. Bayi mempunyai resiko terbenam ataupun menelan sangat banyak air. Dengan fisik, bayi juga belum juga mampu menahan napas untuk saat lama, terlebih melindungi kepalanya tetaplah diatas permukaan air.

Bayi tidak direferensikan untuk lakukan program atau latihan renang sebelumnya menjangkau umur minimum setahun. Tetapi, paling tidak bayi diijinkan nikmati bermain-main didalam bak air dengan orangtua terkasih. Untuk melindungi peristiwa mengasyikkan ini tetaplah berjalan aman, orangtua butuh memperhatikan banyak hal, seperti kapan bayi dapat mulai berkecipak didalam bak, berapakah lama, serta bagaimana tekniknya.

Beberapa Tehnik yang Dapat Anda Lakukan Saat Berenang Bersama Sang Buah Hati

Sesudah berumur enam bln., bayi mulai dapat di ajak bermain-main air di kolam renang yang dangkal. Namun ingat-ingatlah kalau aktivitas ini tidak diperuntukkan untuk melatih ketrampilan renang sungguhan. Anak juga akan siap untuk terima pelajaran renang sungguhan waktu menjangkau umur 3-4 th.. Tersebut disini sebagian tehnik yang dapat Bunda atau Bapak kerjakan saat berenang dengan Buah Hati terkasih.

  1. Sebelumnya mulai berenang di kolam, lakukan dahulu bayi dengan kebiasaan mandi yang seru supaya dia punya kebiasaan dengan air. Waktu mandi, percikkan air ke badannya atau tempatkan dianya kemampuanng di permukaan air serta gerakkan tubuhnya dengan lembut ke kanan atau ke kiri. Anda dapat juga berendam di bak mandi dengan si kecil diatas dadamu.
  2. Sesudah punya kebiasaan dengan bermain air waktu mandi, Bapak serta Bunda dapat mulai coba memakai kolam. Awalilah dengan session 10 menit, lantas apabila masih tetap sangat mungkin, coba memperpanjang waktu jadi 20 menit. Batasi waktu maksimum sepanjang 30 menit apabila si Buah Hati masih tetap berumur dibawah setahun. Bayi bisa kehilangan panas badan lebih cepat dibanding dengan orang dewasa hingga tidaklah perlu sangat lama didalam kolam.
    Tentang pelajaran berenang untuk bayi, banyak kontroversi sekitar hal itu. Untuk anda yang temani bayi, fokuslah pada bayimu, janganlah yakini rasa aman yang palsu atau terasa semuanya baik-baik saja tanpa ada ingin ribet meyakinkan apakah memang sungguh-sungguh aman. Beberapa pakar mencemaskan kelalaian orangtua pada peristiwa berenang bersama. Ada tanda-tanda kalau orangtua tidak betul-betul mengawasi bayi di kolam renang serta cuma mempunyai rasa aman yang palsu. Diluar itu, pelajaran berenang mungkin saja dapat berbentuk traumatis untuk anak atau anak bisa menanggung derita keracunan air sesudah air kolam tertelan, alami hipotermia atau kedinginan, infeksi kulit, ataupun infeksi saluran pencernaan.
  3. Saat di kolam renang, pegangi bayimu serta jaga supaya tetaplah dekat dengan tubuhmu. Dengan kata beda, jangan pernah dia lepas dari pandangan kita. Saat dia telah nikmati serta semakin yakin diri, coba sedikit perpanjang lengan Bunda sembari menggerak-gerakkan dianya ke sekitaran.
  4. Gunakan mimik muka senang atau lucu. Lontarkan pujian kepadanya, walaupun peluang dianya belum juga bisa mengerti pengucapan orang dewasa, tapi ekspresi suka Bunda dapat membantunya terasa suka serta aman untuk bermain air.
  5. Tempatkan mulut Bapak atau Bunda dibawah air untuk tunjukkan pada bayi bagaimana langkahnya meniup gelembung. Ini adalah pelajaran perlu karna apabila dia meniup gelembung, air akan tidak terhirup. Hal ini dapat juga dilatih di setiap kebiasaan mandi. Tiup mainan mandi dimuka bayimu supaya dia menirunya serta membuatnya mulai dapat meniup.
  6. Tempatkan bayi kemampuanng dengan kepalanya disandarkan ke bahu Bapak atau Bunda supaya kepalanya tetaplah diatas permukaan air. Dengan tempat ini, bayi juga akan bebas menendang-nendangkan kakinya didalam air sekalian buat bayi tetaplah hangat.

Persiapan Sebelumnya Berenang

Terkecuali tehnik berenang, orangtua harus juga siap siaga dengan perlengkapan bayi baru lahir sebelumnya mulai berenang. Berikut sebagian benda yang butuh disiapkan.

  1. Handuk, sebisa-bisanya bawalah handuk bertudung untuk bayi.
  2. Sebotol susu hangat untuk bayi minum sesudah berenang, bila bayimu konsumsi susu formula.
  3. Camilan bisa diberi apabila si Kecil telah mulai konsumsi makanan padat. Berenang dapat membuatnya lapar, jadi janganlah lupa membawa juga makanan bayi.
  4. Popok bayi.

Diluar itu, satu riset merekomendasikan untuk waspada kolam renang yang dibubuhi dengan bahan kimia, seperti klorin. Sebenarnya bahan kimia pada kolam renang berperan untuk menghalangi perkembangan bakteri, tetapi menurut riset itu, terkena bahan kimia terlalu berlebih bisa menyebabkan masalah pada mata, saluran pernafasan atas, serta kulit. Seseorang spesialis anak menjelaskan bila anda hingga mencium bau klorin dari air kolam renang, jadi kandungan klorin telah sangat kuat untuk bayi. Bau klorin sendiri tercium seperti bau ciri khas kolam renang.

Yakinkan suhu air di kolam renang telah cukup hangat. Bayi yang berumur dibawah enam bln. membutuhkan suhu air sekitaran 32┬░Celcius, Bapak atau Bunda dapat memakai termometer untuk mengecek suhu. Apabila bayi menggigil, selekasnya mengeluarkan dari kolam serta balut dengan handuk atau kain supaya badannya hangat. Diluar itu, keadaan kesehatan bayi sebelumnya berenang butuh di perhatikan juga. Apabila bayi tampak tidak sehat, umpamanya tengah flu atau sakit perut, janganlah memaksakan untuk berenang sampai keadaannya betul-betul sehat.