Musim Di Bali

5 Menu Wajib & Alamat One Eighty Bandung

BACA JUGA : Sewa Mobil di Bali

Meski hujan tidak benar-benar membuat hari yang menyenangkan di pantai, atau menjelajahi interior pulau itu, ada beberapa keuntungan untuk berkunjung ke Bali selama musim “hijau”.
Beberapa alasan bagus untuk mengunjungi Bali selama musim rendah:

Anda akan mendapatkan kesepakatan yang lebih baik mengenai akomodasi dan dapat meng-upgrade ke kamar yang lebih bagus dengan harga yang sama yang biasanya Anda bayar untuk wisma anggaran. Dengan beberapa trik insider, Anda bisa mencetak penawaran hebat untuk hotel di Bali.
Sedikit wisatawan akan menyumbat hotspot populer seperti Ubud. Anda mungkin memiliki atraksi seperti Goa Gajah (Gua Gajah) untuk diri sendiri. Selama musim tinggi, Anda mungkin harus menunggu untuk masuk ke dalam.
Udara lebih bersih. Sedikit debu dan partikel dari api menggantung di udara.
Interaksi terkadang lebih bersahabat bila penduduk setempat tidak terlalu banyak bekerja pada musim puncak.
Beberapa kekurangan kunjungan saat musim rendah di Bali:

Hujan! Terkadang hujan deras bisa berlangsung berhari-hari atau hilang dalam waktu satu jam. Kau tak pernah tahu.
Kelembaban jauh lebih tinggi, membuat panas terasa jauh lebih buruk.
Meningkatnya aliran sungai dan saluran pembuangan membawa lebih banyak sampah dan limpasan ke pantai. Pemilik usaha kurang cenderung membersihkan pantai selama ini.
Nyamuk jauh lebih buruk di antara hujan, membuat demam berdarah lebih merupakan ancaman di pulau ini.
Visibilitas di lokasi menyelam dan snorkel seringkali lebih buruk karena sedimen dicuci ke laut. Laut Rougher bisa membuat perjalanan perahu kurang menyenangkan.
Kekurangannya kurang diminati, namun banyak pelancong lebih memilih untuk mengunjungi destinasi hanya selama musim rendah!

BACA JUGA : Sewa Motor di Bali